Apa itu Drug of Abuse Test?
Drug of Abuse Test (DOA Test) adalah metode pemeriksaan cepat untuk mendeteksi keberadaan zat-zat terlarang atau narkotika dalam tubuh seseorang. Tes ini biasanya dilakukan menggunakan sampel urin, dan hasilnya bisa diketahui hanya dalam 5–10 menit.
Tes ini sangat umum digunakan oleh institusi seperti:
Rumah sakit dan klinik
Kepolisian atau lembaga hukum
Sekolah dan kampus
Perusahaan atau instansi pemerintah
Rehabilitasi narkoba
Zat Apa Saja yang Dapat Dideteksi?
Tes DOA tersedia dalam berbagai panel yang dapat mendeteksi satu atau lebih zat berikut:
Zat yang Dites | Singkatan |
|---|---|
Amphetamine | AMP |
Methamphetamine | MET / MAMP |
Morphine | MOR |
Cocaine | COC |
Marijuana | THC |
Benzodiazepine | BZO |
Barbiturate | BAR |
Methadone | MTD |
Tramadol | TML |
Ketamine | KET |
Beberapa alat DOA bisa mendeteksi hingga 12 panel atau lebih sekaligus.
Keunggulan Drug of Abuse Test
✅ Cepat dan akurat
✅ Praktis – Tidak butuh alat laboratorium
✅ Mudah digunakan – Cukup dengan urin dalam cup
✅ Tingkat sensitivitas tinggi
✅ Cocok untuk skrining massal dan pemeriksaan rutin
Cara Kerja Tes
Sampel urin dikumpulkan dalam wadah steril
Strip atau test cassette dimasukkan ke dalam urin
Tunggu 5–10 menit
Hasil muncul berupa garis:
2 garis = negatif
1 garis (C saja) = positif
Tidak ada garis atau hanya garis T = tidak valid
Kapan Tes Ini Dilakukan?
Skrining rutin karyawan
Tes masuk institusi atau kampus
Pemeriksaan pranikah/prakegiatan tertentu
Pemeriksaan kasus penyalahgunaan narkoba
Evaluasi pasca rehabilitasi
Hamidah