Drug of Abuse Test (DOA Test): Deteksi Cepat Penyalahgunaan Narkoba

February 11, 2025
Hamidah Hamidah
Drug of Abuse Test (DOA Test): Deteksi Cepat Penyalahgunaan Narkoba

Apa itu Drug of Abuse Test?

Drug of Abuse Test (DOA Test) adalah metode pemeriksaan cepat untuk mendeteksi keberadaan zat-zat terlarang atau narkotika dalam tubuh seseorang. Tes ini biasanya dilakukan menggunakan sampel urin, dan hasilnya bisa diketahui hanya dalam 5–10 menit.

Tes ini sangat umum digunakan oleh institusi seperti:

  • Rumah sakit dan klinik

  • Kepolisian atau lembaga hukum

  • Sekolah dan kampus

  • Perusahaan atau instansi pemerintah

  • Rehabilitasi narkoba


Zat Apa Saja yang Dapat Dideteksi?

Tes DOA tersedia dalam berbagai panel yang dapat mendeteksi satu atau lebih zat berikut:

Zat yang Dites

Singkatan

Amphetamine

AMP

Methamphetamine

MET / MAMP

Morphine

MOR

Cocaine

COC

Marijuana

THC

Benzodiazepine

BZO

Barbiturate

BAR

Methadone

MTD

Tramadol

TML

Ketamine

KET

Beberapa alat DOA bisa mendeteksi hingga 12 panel atau lebih sekaligus.


Keunggulan Drug of Abuse Test

Cepat dan akurat
Praktis – Tidak butuh alat laboratorium
Mudah digunakan – Cukup dengan urin dalam cup
Tingkat sensitivitas tinggi
Cocok untuk skrining massal dan pemeriksaan rutin


Cara Kerja Tes

  1. Sampel urin dikumpulkan dalam wadah steril

  2. Strip atau test cassette dimasukkan ke dalam urin

  3. Tunggu 5–10 menit

  4. Hasil muncul berupa garis:

    • 2 garis = negatif

    • 1 garis (C saja) = positif

    • Tidak ada garis atau hanya garis T = tidak valid


Kapan Tes Ini Dilakukan?

  • Skrining rutin karyawan

  • Tes masuk institusi atau kampus

  • Pemeriksaan pranikah/prakegiatan tertentu

  • Pemeriksaan kasus penyalahgunaan narkoba

  • Evaluasi pasca rehabilitasi

Butuh bantuan?
Tanya yuk!
Logo WA